Loading Events

Kelas Filsafat

Kebenaran di Medan Tempur Pasca-Kebenaran

Kelas Filsafat (Presale) - Rp 250.000
Kelas Filsafat (Umum) - Rp 350.000
Kursi tersedia 40
PlayPause
Slider

Pengajar: F. Budi Hardiman
Moderator: Zen Hae
Sabtu, 06, 13, 20, 27 Maret 2021, 13:00 WIB
Zoom Webinar Komunitas Salihara

Tiket: Rp250.000 (early bird) & Rp350.000 (umum)
Durasi: 4 pertemuan | 2 jam

Kehebohan post-truth politics masih terdengar. Sudah jauh sebelumnya filsafat tidak puas dengan kebenaran faktual. Meski begitu, filsafat tidak menjadi post-truth. Ia meneruskan pencarian kebenaran, mulai dari kritik atas sains (Rorty, Kuhn, Feyerabend), menemukan kebenaran lebih tinggi (Dilthey, Heidegger, Gadamer), membuka kedok kebenaran sebagai kekuasaan (Foucault), dan kembali pada kesepakatan rasional (Habermas).

Kebenaran di Medan Tempur Pasca-Kebenaran adalah kelanjutan dari dua sesi Kelas Filsafat 2020, yaitu tentang Kebenaran dan Sesudahnya.

Tujuan

● Memperluas perspektif, wawasan dan mendorong untuk berpikir kritis;

Materi yang Dipelajari

● Menggugat Kebenaran Faktual: Rorty, Kuhn, dan Feyerabend
Di sesi ini kita mempelajari bagaimana filsafat sains kontemporer mempersoalkan supremasi sains dengan mempersoalkan konsep sains tentang kebenaran, mulai dari pragmatisme Rorty, paradigma Feyerabend sampai anarkisme Feyerabend.
● Temporalitas Kebenaran: Dilthey, Heidegger, dan Gadamer
Supremasi kebenaran faktual memiskinkan pemahaman kita tentang manusia dan realitas. Di sesi ini kita akan melihat bagaimana hermeneutik memberi jalan keluar. Dilthey menawarkan kebenaran intersubjektif, Heidegger kebenaran sebagai ketersingkapan, dan Gadamer kesejarahan kebenaran.
● Kebenaran sebagai Kekuasaan: Foucault
Di sesi ini kita akan mempelajari Foucault dan alasannya mengapa objektivitas ilmiah tidak lain daripada kedok untuk kekuasaan, juga mengapa kehendak untuk kebenaran itu teroristis?
● Berbagai Suara Kebenaran: Habermas
Pertanyaan besar di sesi ini adalah apakah kemajemukan arti kebenaran sama dengan relativisme kebenaran? Kita akan mempelajari Habermas yang mencoba membuat konstruksinya agar tidak jatuh pada relativisme.

Paket Kelas

● Makalah untuk setiap sesi;
● Sertifikat digital.
Tickets are no longer available.
Shopping Basket