Loading Events

Tari/Dance

Karfos

Kursi tersedia 0
PlayPause
Slider

Koreografer/Choreographer: Eyi Lesar
Minggu, 20 September 2020, 12:00 WIB/Sunday, September 20, 2020, 12:00 PM
20″
YouTube

Karfos menampilkan tari kreasi modern (modern dance) yang dipersiapkan secara matang sebagai karya digital. Jika biasanya kamu menonton tari dari sudut pandang bangku penonton, kali ini kamu akan menyaksikan pertunjukan lewat sudut pandang penari. Karya ini sesungguhnya berangkat dari salah satu ayat Alkitab yang berbicara tentang refleksi diri sesama manusia.Karfos is a modern dance piece that is presented as a fully-fledged digital work. We usually watch dance from a fixed audience-seating point of view. But this time, the performance is presented from the dancer’s viewpoint. The work itself is inspired by a Bible verse that calls us to reflect upon the self as human beings.

Catatan Koreografer/Choreographer’s Note

Saya menampilkan pertunjukan ini melalui sudut pandang penari di depan kamera yang dihubungkan dengan proyektor. Kamera, bagi saya, dalam konteks ini adalah mata para “hakim-hakim manusia” yang cenderung lupa melihat dirinya sendiri. Adapun fungsi proyektor untuk menggambarkan manusia lain yang menyaksikan seluruh peristiwa tersebut dari luar. Bagi saya, persoalan sudut pandang ini adalah sesuatu yang sangat penting, untuk melihat dan menerima kemungkinan lain dan berbeda.

Eyi Lesar

I present this performance through the viewpoint of the dancer, who is in front of a camera, which is in turn connected to a projector. To me, and in this context, the camera stands in for the eyes of “human judges”, or people who often forget to look back at or reflect upon themselves. The projector represents spectators, or people looking from the outside. To me, the issue of viewpoints is an important one—to be able to see and accept possibilities that might differ from what we are used to.

Eyi Lesar

Profil/Profile

Ferry Alberto Lesar (Eyi Lesar) adalah koreografer lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 2017. Dalam proses kreatif, ia terinspirasi dari persoalan sederhana di sekitarnya, spiritualisme dan isu-isu sosial. Selain kerap berkolaborasi dengan sejumlah seniman Indonesia, ia juga pernah berkolaborasi dengan  seorang direktur seni dari Australia, Peter Wilson untuk karya Pearl of the South Sea (2017). Ada juga kolaborasinya bersama Erika Kapronczai (Hungaria), Arno Schuitemaker (Belanda), Zun Yue (Cina), Ismaera Takeo (Jepang). Karya-karya tunggalnya yang telah dipentaskan adalah Tomorrow (2017), Who Are You (2018) dan Ad-interim (2019).

Ferry Alberto Lesar (Eyi Lesar) is a choreographer who graduated from Institut Kesenian Jakarta (IKJ), 2017. In his creative process, he often finds inspiration from the simple and mundane realities around him, also from spiritualisms and social issues. He has collaborated with artists from Indonesia and abroad. Among others, Australian art director, Peter Wilson, for Pearl of the South Sea (2017); Erika Kapronczai (Hungary), Arno Schuitemaker (The Netherlands), Zun Yue (China), Ismaera Takeo (Japan). Among his presented solo works are Tomorrow (2017), Who Are You (2018), and Ad-interim (2019).

Tim Produksi/Production Team

Koreografer/Choreographer: Eyi Lesar
Musik/Music: Tesla Manaf
Penari/Dancers: Alisa Soelaeman, Try Anggara, I Made Yogi Sugiarta
Editor video/Video editor: Gigi Ibnur
Kru/Crew: Ebbie & Bondan Ramadhan

Acara ini mendapat  dari Dana Bantuan Internasional Kementerian Luar Negeri Jerman, Goethe-Institut dan mitra-mitranya. Informasi: www.goethe.de/relieffund

Funded by the International Relief Fund of the German Foreign Ministry, the Goethe-Institut and other partners: www.goethe.de/relieffund

 

Shopping Basket