Loading Events

Seni Rupa/Visual Art

Heavenly Glitches

Kursi tersedia 0
PlayPause
Slider

Perupa/Artist: Achmad Krisgatha
Selasa, 15 September 2020, 12:00 WIB/Tuesday, 15 September 2020, 12:00 PM
1″
YouTube

 

Kamu pernah punya pengalaman menyaksikan sebuah eksperimen seni grafis dan bunyi? Achmad Krisgatha menampilkan semacam seni video yang memadukan warna-warna dan bebunyian yang tersusun oleh sebuah “algoritma”. Melalui video ini, kamu akan dibawa masuk ke dalam lanskap halusinasi yang kompleks.

Have you ever experienced an art experiment that combines graphic art and sound? Achmad Krisgatha presents a sort of video art where colors and sounds coalesce following an algorithm. It invites the audience to experience a complex hallucinatory landscape.

Catatan Perupa/Artist’s Note

Heavenly Glitches adalah sebuah korelasi memori yang dihadirkan dalam bingkai visual. Ia menggunakan elemen warna, memanfaatkan sebuah dokumentasi gambar bergerak overlapping-subtractive seperti yang pernah dilakukan fotografer Prancis, Louis Ducos du Hauron (1877) untuk mempertajam dan memperjelas gambar fotografi. Kali ini saya kendalikan dengan teknik teknologi glitch visual Max/Msp yang direka dan ditata ulang. Saya hendak menghadirkan secara berulang sebuah citra dan rasa ketika manusia harus mengalami sebuah perubahan.

Achmad Krisgatha

Heavenly Glitches is a set of correlative memories presented within a visual framework. It uses elements of color and utilizes overlapping-subtractive moving images reminiscent of a technique used by French photographer Louis Ducos du Hauron (1877), in order to make photographs sharper and clearer. Here, sequences are controlled using a redesigned and rearranged glitch visual technology Max/Msp. Through repetitiveness, I wish to coax out the feelings and images that we might find when we, as humans, are faced with changes.

Achmad Krisgatha

Profil/Profile

Achmad Krisgatha pernah mengikuti beberapa program residensi seniman di Lijiang Studio, Yunnan, Cina (2006-2007) dan Sattal Estate, Uttarakhand, India (2009). Ia pernah memamerkan karya-karyanya di Salihara International Performing-art Festival (SIPFest) pada 2018 dan Indonesian Contemporary Art and Design: Faktor X pada 2019. Pameran tunggalnya adalah Channel of Light di Galeri Nasional Indonesia pada 2018.

Achmad Krisgatha has participated in a number of residency programs, including at Lijiang Studio, Yunnan, China (2006-2007) and Sattal Estate, Uttarakhand, India (2009). He previously showed his works at the 2018 Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) and at Indonesian Contemporary Art and Design: Faktor X in 2019. His solo exhibition Channel of Light was successfully held in 2018 at Galeri Nasional Indonesia.

Acara ini mendapat dukungan dari Dana Bantuan Internasional Kementerian Luar Negeri Jerman, Goethe-Institut dan mitra-mitranya. Informasi: www.goethe.de/relieffund

Funded by the International Relief Fund of the German Foreign Ministry, the Goethe-Institut and other partners: www.goethe.de/relieffund

Shopping Basket