Loading Events
  • This event has passed.

Pameran

COMMON SANCTUM

PlayPause
Slider

Seniman: Bunga Yuridespita
Kurator: Rizki A. Zaelani

Pembukaan: Rabu, 06 Maret 2024, 16:00 WIB (tidak dipungut biaya)
Pameran: 07 Maret-03 April 2024

Tiket:
Rp50.000 (umum)
Rp25.000 (pelajar)

Jam operasional:
Selasa-Minggu, 11:00-19:00 WIB
*Kunjungan terakhir pada 18:30 WIB
Senin dan hari libur nasional tutup.

Tentang Pameran

Ruang, bagi Bunga, adalah ihwal pengalaman dan pengetahuan yang tak kunjung sirna. Bunga Yuridespita terdidik dan kemudian pernah juga bekerja sebagai seorang arsitek hingga kemudian memilih menjadi seniman, atau perupa. Menjadi arsitek atau seniman, dalam prakteknya, adalah soal menggali, menemukan, dan mengkonstruksi medium ekspresi. Bunga tidak hanya melukis tapi juga mengerjakan mural, dan membuat aransemen video art sebagai bagian dari karya instalasinya yang akan dipamerkan di Galeri Salihara, Jakarta. Pameran ini menyoal ruang yang menghubungkan pengalaman hidup Bunga, terutama ketika ia kecil, dengan situasi tantangan hidup yang dihadapinya kini. 

Proyek Common Sanctum Bunga adalah upaya untuk menghidupkan kembali sensasi (pengalaman) ruang. Proyek ini bukan saja soal menciptakan ilusi ruang dalam arsitektural Galeri Salihara (Jakarta), namun yang terpenting justru menyiapkan sensasi dimensi ruang yang diharapkan mampu menghidupkan pengalaman imajinasi dan kesadaran. Terutama di lingkungan urban, di kota besar seperti Jakarta, berbagai wujud ruang hanya disiapkan untuk kepentingan orang-orang di dalamnya: untuk bekerja, belanja, atau rekreasi; pun ruang menjadi akhirnya obyek. Bunga hendak menjadikan kembali ruang sebagai subyek. Ruang, atau setiap ruang, hendak dinyatakan dalam sifat-sifatnya yang khusus dan seolah memiliki kepentingannya yang khas. Ruanglah yang mengubah orang, bukan sebaliknya. Ihwal soal ruang adalah perkara pengalaman dan pengetahuan yang tak akan pernah akan usai, sebagaimana juga berlaku bagi tiap eksistensi.

Profil Seniman

Bunga Yuridespita adalah seorang seniman yang berbasis di Bandung. Melalui ruang, waktu, dan memori, ia menyandingkan praktiknya dengan eksplorasi jejak kehidupannya yang membangun identitasnya sebagai seorang individu. Ia lulus dari Universitas Pelita Harapan dengan jurusan Arsitektur, kemudian melanjutkan pendidikan masternya di Institut Teknologi Bandung dengan mengambil jurusan Seni Rupa. Meskipun ia memutuskan untuk menekuni bidang Seni Rupa, namun setelah mendapatkan gelar Sarjana Arsitektur, ia tidak pernah melepaskan naluri arsitektural yang dimilikinya, bahkan hal tersebut menjadi pengaruh yang cukup signifikan dalam proses kreatif dan karya-karyanya.

 

Dalam eksplorasi artistiknya, Bunga menyelidiki interaksi dinamis antara waktu, tubuh, dan ruang, di mana alam bawah sadar melampaui batas-batas realitas. Terpesona oleh kemampuan pikiran bawah sadar untuk mendefinisikan ulang pengalaman, ia berusaha menciptakan pertemuan spasial yang melampaui batas-batas ruang yang ada. Dasar dari gagasan artistik Bunga terletak pada pengambilan gambar dari udara, yang menawarkan sudut pandang yang menyingkap beragam perspektif dan pengalaman yang sering terabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui gema abstrak dari ide-ide kontemporer, ia mengubah pandangan sekilas ini menjadi perpaduan yang harmonis antara ruang nyata dan ruang imajinasi, dan mengundang kita ke dalam dunia eksplorasi indera yang lebih tinggi. Ia percaya bahwa tubuh adalah sistem sensasi, persepsi, dan emosi yang kompleks, Bunga memandang ruang sebagai dunia yang dinamis dengan berbagai kemungkinan dan perubahan yang terus-menerus. Karya seninya mewujudkan filosofi bahwa ruang tidaklah statis, melainkan berevolusi sebagai proses perubahan dan transformasi yang konstan.

Tickets are not available as this event has passed.
Shopping Basket